Selainitu nanti kita akan juga membahas bagaimana cara mengukur massa zat cair. 1.Cara Mengukur Massa dengan Neraca Ohauss Sebenarnya Neraca ohauss ada tiga macam, yaitu neraca 2 lengan, neraca 3 lengan, dan neraca 4 lengan. Pengukuran massa di laboratorium biasanya menggunakan neraca ohaus yang memiliki 3 lengan atau 4 lengan.
Tidakada alat ukur untuk mengukur nilai besaran jumlah zat. Ciri fisik LX-1010B adalah mempunyai perpaduan warna hitam dan merah serta disematkan dua tombol sebagai pengaturan alat ukur. Dalam fotografi pengukur cahaya digunakan untuk menentukan pembukaan. 8 rows Dalam ilmu fisika ada tujuh 7 anggota besaran pokok yaitu panjang massa waktu.
Alat ukur jumlah zat adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuantitas suatu zat. Dalam ilmu kimia, penting untuk dapat mengukur jumlah zat dengan akurat dan presisi. Alat ukur ini membantu para ilmuwan dan peneliti dalam berbagai bidang seperti farmasi, analisis makanan, dan industri kimia.
Untuklebih jelasnya dibawah ini merupakan macam-macam alat pengukuran massa dan penjelasannya. Baca Juga : Dimensi Besaran Pokok dan Besaran Turunan Contents hide 1 Macam-Macam Alat Ukur Besaran Massa 1.1 1. Neraca Ohauss 1.2 2. Neraca Sama Lengan 1.3 3. Timbangan Duduk 1.4 4. Timbangan Gantung 1.5 5. Neraca Lengan Gantung 1.6 6. Neraca Pegas
Carakami.com |. Terdapat banyak alat ukur massa jenis saat ini, mulai dari yang paling sederhana sampai yang terlihat kompleks. Instrumen alat ukur ini diklasifikasikan berdasarkan zat yang diukurnya. Tentu saja semua sudah tahu jika alat ini digunakan atau berfungsi untuk mengukur benda baik yang padat juga yang cair.
AlatUkur Jumlah Zat. Mar 06, 2021. gambar alat ukur jumlah zat - Brainly.co.id. SALE TDS 3 Alat ukur kualitas air atau zat air TDS3 meter ppm Temp | Shopee Indonesia. Cara Mengukur Molaritas: Alat Ukur Jumlah Zat. Alat ukur besaran pokok. Alat Ukur Jumlah Zat dan Cara Menghitung Jumlah Zat.
. Macam Macam Alat Ukur – Postingan ini akan menjelaskan tentang macam-macam alat ukur dengan lengkap disertai gambar dan juga nama alat ukur dan gambar akan diberikan sebagai Juga Besaran Pokok dan TurunanAlat Ukur AdalahPengertian alat ukur adalah sebuah alat untuk mengukur sebuah benda atau sebuah kejadian dengan lebih ukur terbagi menjadi dua jenis yaitu alat ukur absolut dan alat ukur sekunder. Untuk yang absolut biasa digunakan pada laboratorium karena tingkat ketelitiannya yang sangat tinggi dan hasilnya yang lebih besaran pokok memiliki alat ukurnya masing masing, mulai dari besaran panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus dan intensitas masing contoh alatnya akan dijelaskan pada bagian macam-macam alat Alat UkurMacam-macam alat ukur dan fungsinya yaitu sebagai berikut • Menghitung dan mengukur suatu benda atau kejadian jauh lebih mudah • Nilai atau hasil yang didapatkan jauh lebih akurat • Tingkat ketelitian menggunakan alat ukur sangat tinggi jika dibandingkan dengan menghitung manual • Mencegah terjadinya salah hitung atau nilai yang didapatkan tidak sesuaiPada setiap besaran pokok, memiliki alat ukurnya masing masing untuk mengetahui nilai dari besaran pokok tersebut. Oleh karena itu, alat ukur berikut akan terbagi berdasarkan besarannya yaitu panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus dan intensitas alat ukur dan fungsinya akan diberikan sebagai Ukur PanjangUntuk mengukur besaran panjang, diperlukan alat ukur untuk menghitungnya. Dengan menggunakan alat ukur panjang, panjang dari sebuah benda dapat diketahui dengan ukur panjang antara lain yaitu mistar / penggaris, meteran, busur derajat, mikrometer sekrup, busur derajat, jangka sorong, jangka putar dan nama alat ukur dan fungsinya yaitu sebagai berikut • Penggaris / Mistargambar penggarisNama-nama alat ukur dan gambarnya yaitu penggaris. Penggaris atau mistar adalah salah satu alat ukur panjang yang paling mudah ditemui di sekitar kita. Cara menggunakan penggaris juga lebih mudah jika dibandingkan dengan alat hitung panjang lainnya.• Meterangambar meteranMacam macam alat ukur beserta fungsinya selanjutnya adalah meteran. Meteran memiliki kesamaan dengan penggaris untuk cara kerjanya. Akan tetapi meteran dapat mengukur lebih panjang jika dibandingkan dengan penggaris. Karena meteran lebih simple untuk digunakan dan bisa digulung.• Meteran Lasergambar meteran laserGambar macam macam alat ukur selanjutnya adalah Meteran Laser. Cara menggunakan alat ini mirip seperti meteran biasa, akan tetapi alat ini jauh lebih simple karena tidak perlu menarik ujung tape. Hanya dengan memencet tombol laser di titik yang dihitung, otomatis alat tersebut akan menghitung berapa panjangnya.• Jangka Soronggambar jangka sorongNama alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah jangka sorong. Jangka sorong digunakan untuk menghitung dan mengetahui panjang dari benda yang berukuran menggunakan alat ini, akan lebih mudah mengetahui ukuran dari benda yang sulit diukur menggunakan penggaris. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur ketebalan suatu benda.• Mikrometer Sekrupgambar mikrometer sekrupGambar alat ukur beserta namanya selanjutnya adalah mikrometer sekrup. Berbeda dengan pengukur panjang lainnya, mikrometer sekrup biasanya digunakan untuk menghitung ketebalan sebuah benda. Selain itu, pengukur ini sangat berguna untuk menghitung ketebalan benda yang Ukur MassaUntuk mengetahui massa dari sebuah benda atau apapun, diperlukan alat ukur massa. Dengan menggunakan alat ukur massa, kita dapat mengetahui berat atau massa dengan lebih ukur massa yaitu neraca pegas, neraca digital, neraca analog, neraca lengan gantung, neraca sama lengan, neraca ohauss tiga lengan dan alat ukur dan namanya akan diberikan yaitu sebagai berikut.• Neraca Pegasgambar neraca pegasMacam macam alat ukur dan satuannya selanjutnya adalah neraca pegas. Neraca pegas merupakan salah satu dari jenis neraca yang cara menggunakannya memerlukan gaya pegas. Cara menggunakan neraca pegas adalah dengan cara digantung kemudian beban yang ingin dihitung dikaitkan pada alat tersebut.• Neraca Analoggambar neraca analogNama nama alat ukur beserta gambarnya selanjutnya adalah neraca analog. Neraca analog adalah neraca yang paling banyak digunakan di masyarakat. Cara menggunakan neraca analog adalah dengan menaruh beban atas neraca kemudian indikator analog pada neraca akan menghitung dari beban tersebut.• Neraca Digitalgambar neraca digitalMacam macam nama alat ukur selanjutnya adalah neraca digital. Neraca digital mirip cara menggunakannya dengan neraca analog, yaitu dengan menaruh beban diatas neraca digital. Akan tetapi yang membedakan pada neraca digital adalah pada indikator bebanya sudah digital.• Neraca Lengan Gantunggambar neraca lengan gantungNama alat ukur dan gambar selanjutnya adalah neraca lengan gantung. Neraca Lengan Gantung merupakan jenis neraca yang digantung dan memiliki satu lengan untuk menaruh beban. Cara menggunakan alat ini dengan menaruh beban pada lengan timbangan kemudian alat pemberatnya digeser sampai neraca menjadi seimbang.• Neraca Sama Lengangambar neraca sama lenganGambar alat alat ukur selanjutnya adalah neraca sama lengan. Neraca sama lengan merupakan jenis alat penghitung beban yang sudah cukup lama dan sudah jarang menggunakan alat ini adalah dengan menaruh anak timbangan pada lengan neraca, kemudian taruh beban yang ingin dihitung pada lengan satunya. Jika sudah sejajar, maka bebannya dapat diketahui berdasarkan jumlah anak timbangan yang ditaruh.• Neraca Ohaussgambar neraca ohaussMacam macam alat ukur selanjutnya adalah neraca ohauss. Neraca ohauss merupakan jenis neraca yang biasa digunakan pada laboratorium – laboratorium. Jenis neraca ini terdiri dari neraca ohauss dua lengan dan neraca ohauss tiga lengan. Neraca ohauss ini memiliki tingkat ketelitian yang sangat Ukur WaktuDalam menghitung waktu, diperlukan sebuah alat ukur untuk menghitungnya. Hasil yang didapatkan akan lebih akurat jika kita menghitung waktu dengan menggunakan alat ukur ukur waktu yaitu kalender, jam dinding, jam tangan/arloji, jam pasir, jam matahari, stopwatch, timer dan lain alat ukur dan fungsinya yaitu sebagai berikut.• Kalendergambar kalenderMacam-macam alat ukur selanjutnya adalah kalender. Kalender merupakan salah satu dari alat untuk menghitung waktu. Kalender digunakan untuk menghitung waktu dalam rentang waktu hari, minggu sampai bulan dalam satu tahun. Penanggalan pada kalender mengikuti pergerakan bulan dan matahari.• Jamgambar jamNama nama alat ukur selanjutnya adalah jam. Jam merupakan salah satu alat hitung waktu yang paling banyak digunakan. Jam biasa digunakan untuk mengukur waktu dalam skala detik, menit sampai jam dalam satu hari. Pada sebuah jam terdapat 24 jam atau 1 hari.• Arloji / Jam Tangangambar jam tanganMacam macam alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah arloji. Arloji atau jam tangan termasuk ke dalam alat hitung waktu jam. Yang membedakan adalah pada arloji atau jam tangan bentuknya sudah portable dan bisa dibawa kemana mana. Pada jam tangan juga terdapat 24 jam atau 1 hari.• Jam Pasirgambar jam pasirGambar alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah jam pasir. Jam pasir termasuk ke dalam alat ukur waktu tidak baku. Jam pasir merupakan alat hitung waktu pada jaman kuno dan saat ini sudah tidak digunakan lagi. Cara menggunakan jam pasir adalah dengan membalikkan jam pasir tersebut sampai pasir pada tabung atas mengalir ke tabung bawah habis.• Jam Mataharigambar jam matahariMacam macam alat ukur dan kegunaannya selanjutnya adalah jam matahari. Jam matahari merupakan alat hitung waktu yang mengandalkan matahari. Cara kerja jam ini menggunakan bayangan yang dihasilkan karena sinar matahari. Jika pada jam biasa terdapat 24 jam, pada jam matahari lebih sedikit dari itu karena hanya bisa digunakan pada pagi, siang dan sore hari.• Stopwatchgambar stopwatchNama nama alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah stopwatch. Stopwatch adalah alat hitung waktu yang digunakan untuk mengukur waktu yang dihabiskan pada sebuah kegiatan seperti lari atau renang. Jenis stopwatch terbagi menjadi stopwatch analog dan stopwatch digital. Masing masing memiliki kelebihan tetapi tingkat ketelitian stopwatch digital lebih tinggi.• Digital Timergambar digital timerGambar alat ukur dan namanya selanjutnya adalah digital timer. Digital timer ini merupakan alat hitung waktu yang biasa digunakan pada laboratorium dan ruang penelitian. Tingkat keakuratan alat ini sangat tinggi sehingga bisa digunakan untuk sebuah pengujian di lab. Alat ini dapat menghitung waktu mulai dari skala detik, menit, jam, hari, minggu, bulan sampai Ukur SuhuUntuk mengetahui suhu ruangan atau suhu badan, kita memerlukan alat ukur untuk mengetahuinya. Dengan menggunakan alat ukur suhu, kita dapat mengetahui suhu dengan ukur suhu antara lain termometer klinis, termometer bimetal, termometer hambatan, termometer ruangan, termometer six-bellani, termometer laboratorium, termometer pyrometer, termometer infra merah dan macam alat ukur suhu yaitu sebagai berikut.• Termometer Klinisgambar termometer klinisMacam macam alat ukur selanjutnya adalah termometer klinis. Termometer klinis adalah salah satu alat ukur suhu yang paling banyak digunakan di masyarakat. Jenis termometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh dan sering digunakan oleh dokter di klinik atau rumah sakit. Termometer klinis ini dapat mengukur suhu tubuh dari skala 35°C hingga 42°C.• Termometer Bimetalgambar termometer bimetalMacam-macam alat ukur selanjutnya adalah termometer bimetal. Termometer bimetal adalah jenis termometer yang terbuat dari bimetal yang melengkung. Alat ini terdari dari 2 jenis bahan yang disatukan tetapi nilai koefisien pemuaian yang berbeda seperti tembaga dan besi. Jika suhu naik maka ujung termometer ini akan melengkung dan jika suhu turun maka ujung termometer ini akan lurus.• Termometer Hambatangambar termometer hambatanNama alat ukur selanjutnya adalah termometer hambatan. Termometer habatan adalah jenis termometer yang berbahan dasar perubahan hambatan logam. Alat ini berisi kawat hambatan yang akan ditempelkan pada benda atau suhu yang ingin diukur. Termometer ini biasa digunakan pada industri pengolahan logam dan baja dan mampu mengukur suhu diatas 1000° C.• Termometer Ruanggambar termometer ruangNama nama alat ukur selanjutnya adalah termometer ruang. Termometer ruang adalah jenis termometer yang biasa digunakan untuk mengukur suhu pada sebuah ruangan. Skala dari termometer ini adalah -50°C hingga 50°C. Alat ini sering digunakan di negara eropa yang suhunya bisa mencapai 0°C.• Termometer Laboratoriumgambar termometer laboratoriumMacam macam alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah termometer laboratorium. Termometer laboratorium adalah jenis termometer yang biasa digunakan di laboratorium. Pada termometer ini berisi alkohol atau air raksa dan bentuknya dari kaca yang tipis. Alat ini digunakan untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang dipanaskan.• Termometer Six-Bellanigambar termometer six-bellaniGambar alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah termometer six-bellani. Termometer six-bellani adalah jenis termometer yang digunakan untuk mengukur suhu minimum dan suhu maksimum di suatu tempat pada periode waktu tertentu. Alat ini biasa digunakan di bidang hortikultura dan meteorologi.• Termometer Pyrometergambar termometer pyrometerMacam macam alat ukur dan kegunaannya selanjutnya adalah termometer pyrometer. Termometer pyrometer adalah jenis termometer yang biasa digunakan untuk mengukur suhu suatu permukaan. Cara menggunakan alat ini adalah dengan mengarahkan alat ini kepada permukaan yang memiliki suhu tinggi tanpa bersentuhan langsung. Termometer ini mampu mengukur suhu dari skala 500°C hingga 3000°C.• Termometer Inframerahgambar termometer infra merahMacam macam alat ukur selanjutnya adalah termometer inframerah. Termometer inframerah adalah jenis termometer yang menggunakan inframerah untuk mengukur suhu. Cara menggunakan alat ini dengan mengarahkan alat ini ke benda atau sesuatu yang ingin diukur suhunya tanpa harus bersentuhan langsung. Alat ini sangat efektif digunakan karena bisa mengukur suhu pada benda yang bergerak, sangat panas dan di lingkungan yang Ukur Kuat ArusJika ingin mengetahui berapa besar sebuah kuat arus, diperlukan sebuah alat ukur untuk mengetahuinya. Dengan menggunakan alat ukur, hasil kuat arus yang didapatkan jauh lebih ukur kuat arus antara lain amperemeter, voltmeter, multimeter, ohmmeter, wattmeter, kwh meter, megger dan alat ukur dan kegunaannya yaitu sebagai berikut.• Amperemetergambar amperemeterMacam-macam alat ukur selanjutnya adalah amperemeter. Amperemeter adalah salah satu alat ukur yang digunakan untuk mengukur dan mengetahui besaran arus listrik. Alat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu amperemeter AC dan amperemeter DC. Cara menggunakan amperemeter ini adalah dengan dipasang berderet dengan memotong penghantar atau dipasang secara seri.• Voltmetergambar voltmeterNama alat ukur selanjutnya adalah voltmeter. Voltmeter adalah alat untuk mengetahui dan mengukur sebuah tegangan listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik. Voltmeter ini memiliki batas maksimal tegangan listrik, jika tegangan listrik yang diukur melebih batas maksimal maka alat ini akan langsung rusak. Cara menggunakan alat ini adalah dengan dipasang secara paralel• Multimetergambar multimeterNama nama alat ukur selanjutnya adalah multimeter. Multimeter adalah alat untuk mengetahui dan mengukur sebuah arus listrik, tegangan listrik dan juga hambatan listrik. Alat ini dapat mengukur arus listrik dari DC maupun AC. Multimeter ini banyak digunakan karena praktis dan dapat mengukur arus dengan cepat.• Ohm-metergambar ohm meterMacam macam alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah ohm-meter. Ohm meter adalah alat untuk mengukur dan mengetahui hambatan listrik pada sebuah rangkaian listrik tertutup. Alat ini untuk mengukur arus listrik menggunakan galvanometer, kemudian akan di konvesikan ke dalam ohm karena alat ini menggunakan satuan ohm.• Wattmetergambar wattmeterGambar alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah wattmeter. Wattmeter merupakan alat untuk mengukur sebuah arus listrik secara langsung dan bisa digunakan untuk arus yang bolak balik. Wattmeter ini menggunakan dua kumparan yaitu kumparan tegangan dan kumparan arus. Oleh karena itu, alat ini bergantung pada besarnya arus listrik yang mengalir.• Kwh Metergambar kwh meterMacam macam alat ukur dan kegunaannya selanjutnya adalah kwh meter. Kwh meter adalah alat pengukur listrik yang biasa digunakan di rumah – rumah untuk menghitung daya listrik yang digunakan dari PLN. Alat ini tersusun dari kumparan arus, kumparan tegangan, magnet tetap dan piringan alumunium. Fungsi magnet tetap pada kwh meter adalah sebagai penetral dari induksi medan magnet.• Megger / Mega Ohm Metergambar meggerMacam2 alat ukur selanjutnya adalah megger. Megger atau yang biasa disebut mega ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur daya tahan dari instalasi listrik dan alat listrik. Tegangan yang ada pada alat ini merupakan tegangan tinggi dan berupa arus searah. Selain itu, megger dalam pengukuran terbebas dari tegangan AC Ukur Jumlah ZatBerbeda dengan besaran pokok lainnya, pada besaran jumlah zat tidak memiliki alat ukur pasti. Akan tetapi untuk mengetahui nilainya adalah dengan menggunakan senyawa massa molaritas adalah sebuah massa dari unsur kimia. Untuk mengetahui nilai jumlah zat adalah dengan membandingankan zat yang ingin dihitung dengan massa molaritas Juga Alat Ukur Jumlah ZatAlat Ukur Intensitas CahayaSebuah intensitas cahaya ingin diketahui berapa nilainya dengan akurat, jika ingin menghasilkan nilai yang akurat diperlukan alat ukur intensitas cahaya untuk ukur intensitas cahaya yaitu light meter / lux meter, goniophotometer, spektrofotometer dan alat ukur intensitas cahaya ruangan alat ukur dan gambarnya yaitu sebagai berikut.• Light Meter / Lux Metergambar light meterNama nama alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah light meter. Light meter atau lux meter merupakan alat untuk mengukur besarnya intensitas cahaya pada suatu tempat. Alat ini biasa digunakan oleh para fotografer atau yang bergerak di bidang fotografi. Light meter digunakan untuk mengetahui eksposur yang tepat, agar hasil dalam pengambilan foto menjadi maksimal.• Goniophotometergambar goniophotometerGambar alat ukur dan namanya selanjutnya adalah geniophotometer. Geniophotometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur cahaya pada sudut yang berbeda dari sebuah benda. Selain itu, alat ini dapat digunakan untuk mengukur fluks cahaya, distribusi intensitas, temperatur warna dan koordinat warna. Geniophotometer biasa digunakan dalam industri otomotif.• Spektrofotometergambar spektrofotometerMacam alat ukur dan fungsinya selanjutnya adalah spektrofotometer. Spektrofotometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur cahaya ketika melewati materi dan pada panjang gelombang tertentu. Alat ini dapat mengukur jenis cahaya yaitu ultraviolet, inframerah, dan cahaya tampak. Selain itu alat ini juga dapat mengukur materi yaitu atom atau molekul. Spektrofotometer terdapat dua jenis yaitu spektrofotometer double-beam dan spektrofotometer single-beam.• Alat Ukur Intensitas Cahaya LX-90gambar lx-90Alat ukur intensitas cahaya ruangan LX-90 merupakan alat yang digunakan untuk mengukur intensitas cahaya pada sebuah ruangan. Alat ini memiliki skala pengukuran mulai dari 0 hingga lux. Alat ukur ini biasa digunakan di ruangan seperti kantor, laboratorium, pabrik dan rumah sakit. LX-90 ini juga biasa digunakan di bidang desain tata cahaya dan di bidang macam alat ukur dan kegunaannya sudah diberikan dengan lengkap diatas. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan dan ingin memberikan kritik atau saran, bisa ditulis di kolom Terkait Alat Ukur BakuAlat Ukur Tidak BakuMacam Macam Timbangan
Alat Ukur Tidak Baku – Postingan ini akan menjelaskan tentang contoh alat ukur tidak baku tidak baku beserta gambar dan […]Alat Ukur Baku – Postingan ini akan membahas tentang alat ukur baku adalah dengan lengkap disertai gambar dan juga penjelasan […]Alat Ukur Jumlah Zat – Postingan ini membahas tentang alat ukur jumlah zat adalah dengan lengkap disertai nama, gambar dan […]Macam Macam Alat Ukur – Postingan ini akan menjelaskan tentang macam-macam alat ukur dengan lengkap disertai gambar dan juga penjelasannya. […]
Macam Macam Alat Ukur – Dalam kehidupan sehari-hari, mungkin Anda sudah sangat familiar dengan beberapa alat ukur berikut, seperti penggaris, thermometer, timbangan dan lain sebagainya. Alat-alat itu kita pakai sehari-hari terlebih lagi Anda sebagai pelajar dan peneliti. Alat ukur merupakan salah satu alat yang wajib untuk diketahui. Karena dengan adanya alat ukur dapat membantu kita dalam menentukan berapa nilai dari benda yang diukur. Ya, setidaknya ada 5 jenis alat ukur yang sering digunakan manusia dalam menjalankan kehidupannya, yakni alat ukur panjang, waktu, massa, suhu serta kuat arus listrik. Hal ini terkait dengan satuan Internasional dan Satuan turunan dalam pelajadan dasar fisika yang biasa kita pelajari waktu sekolah. Pengertian Alat Ukur Alat ukur atau yang biasa disebut dengan measuring tool merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengetahui nilai suatu besaran. Baik itu besaran nilai ataupun kondisi dari suatu komponen yang diukur. Alat ukur sendiri banyak digunakan untuk menentukan nilai presisi pada suatu benda ataupun komponen yang diukur untuk mendapatkan nilai kuantitas dari benda tersebut. Dimana, dapat digunakan sebagai data pengukuran pada penelitian atau pekerjaan sesuai dengan bidang yang dikerjakan dengan nilai data hasil pengukuran tersebut. macam macam energi Fungsi dari alat ukur sendiri sangat beragam, tergantung dari macam-macam alat ukur tersebut. Namun secara umum alat ukur memiliki fungsi untuk mengukur sesuatu, semisal benda, berat, jarak, tegangan, suara dan lain sebagainya. Dengan menggunakan macam-macam alat ukur ini pekerjaan akan menjadi lebih fleksibel, efektif dan juga cepat, akurat serta tepat. Jenis-Jenis Alat Ukur Menurut Besarannya Berikut ini merupakan jenis-jenis alat ukur menurut besarannya. 1. Alat Ukur Panjang Berfungsi untuk mengukur panjang. Contohnya yaitu mistar, meteran, jangka sorong, mikrometer sekrup. 2. Alat Ukur Massa Alat yang digunakan untuk mengetahui massa suatu benda kita dapat menggunakan neraca atau timbangan. Bisa berupa neraca tipe lengan gantung, sama lengan, pegas, ohaus atau digital. Jenis alat ukur ada beraneka ragam. Jenis yang berbeda memiliki fungsi yang berbeda pula. Dalam ilmu fisika dan teknik, pengukuran merupakan suatu aktivitas membandingkan kuantitas atau besaran dari objek dan kejadian-kejadian di dunia nyata. Aktivitas tersebut membutuhkan alat bantu yang bisa kita sebut alat ukur. Karena semua hal membutuhkan ukuran yang sesuai agar tidak berlebihan atau pun kekurangan. Alat ukur merupakan alat bantu yang digunakan untuk mengukur suatu hal dengan satuan tertentu. Satuan yang digunakan ditentukan oleh SI Satuan Internasional. Disekitar kita banyak sekali alat ukur bahkan sering digunakan setiap hari seperti penggaris, neraca timbangan, rol meter, stopwatch, dan lain-lain. 3. Alat Ukur Waktu Untuk mengukur besaran waktu. Bisa dalam satuan detik second, menit, bahkan jam. Contohnya bisa berupa jam, stopwatch, dan jam pasir. 4. Alat Ukur Listrik Untuk mengukur besaran listrik. Contohnya amperemeter, voltmeter, ohmmeter, wattmeter, multimeter, megger, osiloskop, dan KWH meter. 5. Alat Ukur Suhu Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecil suhu ruangan, untuk alat yang digunakan berupa termometer. Contohnya yaitu termogun, termometer resistensi, termometer digital, bimetal dan yang lainnya. 6. Alat Ukur Intensitas Cahaya Alat untuk mengukur besaran intensitas cahaya. Contohnya, lux meter, gonifotometer, dan spektrofotometer. Macam-Macam Alat Ukur Seperti yang sudah dijabarkan di atas jika alat ukur terdiri dari berbagai macam yang fungsi dan kegunaannya pun beragam. Maka, alat ukur terdiri dari berbagai macam alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan nilai hasil pengukuran dengan masing-masing satuan yang diperlukan. Untuk itu dibuatlah berbagai macam alat ukur dengan fungsi dan kemampuannya tersendiri. Berikut ini adalah rincian dari macam-macam alat ukur sesuai dengan fungsinya dalam satuan pengukuran. macam macam mikroskop 1. Mistar Alat ukur yang lebih dikenal dengan nama penggaris ini merupakan alat ukur serta alat bantu gambar untuk menghasilkan garis lurus. Mistar sendiri terbagi menjadi beberapa macam, seperti mistar segitiga dan mistar lurus. Begitu juga dengan bahan dari mistar ini, bisa berupa logam, kayu, plastik, dan lain sebagainya. 2. Meteran Selanjutnya ada meteran yaitu alat ukur panjang yang biasa digunakan dalam bangunan. Ketelitian pengukuran pada rollmeter sampai 0,5 mm. Pada dasarnya alat ukur panjang ini sama dengan mistar, akan tetapi lebih panjang serta bisa digulung. Satuan yang bisa digunakan pada meteran adalah mm dan cm, feet atau inch. Panjang dari meteran ini biasanya sangat beragam, untuk varian pendek biasanya berukuran 3 atau 5 meter. Sedangkan untuk ukur panjang bisa mencapai 10, 20, 30, 50 bahkan 100 meter. 3. Jangka Sorong Jika dibandingkan dengan alat ukur panjang lain, mungkin jangka sorong merupakan alat yang memiliki ketelitian paling detail yakni mencapai seperseratus millimeter. Jangka sorong ini terdiri dari dua bagian, yaitu geser sorong dan rahang tetap. Skala panjang yang ada pada rahang tetap merupakan skala utama, sedangkan skala pendek pada rahang geser merupakan skala nonius atau Vernier. Skala utama pada alat ukur ini adalah cm dan mm, sedangkan skala noniusnya adalah 9 mm kemudian dibagi 10 skala. Untuk penggunaannya jangka sorong, dibutuhkan keahlian dan ketelitian tinggi sebab nantinya akan berpengaruh besar pada hasil pengukuran yang didapat. Untuk lebih jelasnya silahkan baca pembahasan kita terkait jangka sorong. 4. Mikrometer Sekrup Ulir Mikrometer sekrup ialah alat ukur yang memiliki tingkat akurasi tinggi serta memiliki presisi tinggi. Dimana, mikrometer bisa melihat serta mengukur benda dengan satuan ukur yang mempunyai ketelitian sampai 0,01 mm. Umumnya micrometer digunakan pada teknik mesin serta elektro karena akurasinya yang begitu bagus dalam mengukur diameter serta ketebalan benda dengan ukuran sangat kecil. Benda yang bisa diukur menggunakan mikrometer sekrup antara lain adalah rambut, kertas, lempengan baja, seng, diameter kabel, kawat, dan masih banyak lainnya. 5. Neraca Ohaus Neraca ohaus merupakan alat ukur massa yang mempunyai ketelitian 0,1 gram dan terdiri dari 3 skala. Skala pertama memakai ratusan gram, skala kedua memakai puluhan gram dan skala ketiga memakai satuan gram. Prinsip kerja dari neraca ini ialah membandingkan massa benda yang akan diukur dengan anak timbangan yang berada pada neraca Ohaus itu sendiri. Kemampuan pengukuran neraca ohaus bisa diubah dengan menggeser posisi anak timbangan sepanjang lengan. 6. Neraca Pegas Dalam kehidupan sehari-hari mungkin Anda lebih familiar menyebutnya sebagai dynamometer. Dimana alat ukur massa ini sering kali digunakan pada laboratorium fisika karena sangat mudah dan efektif dalam mengukur massa benda yang ringan. Neraca pegas memiliki dua skala, yaitu skala N/newton yang berfungsi untuk mengukur berat benda dan skala G/gram yang berfungsi untuk mengukur massa benda. 7. Timbangan Digital Timbangan atau neraca digital merupakan alat ukur massa otomatis yang mampu memberikan hasil presisi dan lebih praktis. Cara penggunaannya pun sangat mudah, hanya meletakkan benda di atasnya, kemudian akan muncul hasil massa benda tersebut pada layar digital yang tersedia. Ketelitian neraca digital sendiri mencapai 0,001 gram. Dengan tingkat ketelitian yang begitu tinggi, timbangan ini sering digunakan pada laboratorium untuk mengukur massa benda yang begitu kecil. 8. Stopwatch Stopwatch merupakan alat ukur waktu yang dipakai untuk mengukur lamanya waktu yang dibutuhkan pada sebuah kegiatan, semisal untuk mengukur berapa waktu yang dibutuhkan seseorang dalam menempuh jarak dari titik A ke titik B. Alat ukur wakti ini terbagi menjadi 2 macam yakni stopwatch analog dan stopwatch digital. Untuk stopwatch analog mempunyai batas ketelitian 0,1 second dan stopwatch digital mempunyai batas ketelitian sampai 0,01 second. Cara penggunaan alat ukuran waktu ini ialah dengan menekan tombol start kemudian tekan lagi untuk menghentikan penghitungan waktu. Untuk digunakan lagi, kembalikan stopwatch pada waktu nol terlebih dahulu. 9. Jam Pasir Meskipun sudah sangat jarang dijumpai, namun keakuratan alat ukur waktu ini pernah begitu diakui pada zaman dahulu. Bentuk jam pasir sendiri terdiri dari dua tabung gelas yang terhubung dengan sebuah lubang kecil. Salah satu tabung tersebut diisi dengan pasir yang bisa mengalir ke tabung lain melalui lubang kecil tersebut. Ketika pasir sudah berpindah semua ke tabung bawah, Anda bisa membaliknya dan mengatur waktu dari awal. Umumnya untuk memindahkan seluruh pasir dari tabung atas ke tabung bawah dibutuhkan waktu sekitar 1 jam. 10. Jam Alat ukur waktu ini merupakan salah satu yang paling populer dibandingkan alat ukur lainnya. PAda pembuatannya, lama sebuah jam adalah 1/24 hari. Dimana dalam satu jam dibagi menjadi beberapa unit waktu yang lebih kecil lagi yaitu 60 menit dan 3600 detik. Umumnya dalam setiap jenis jam dilengkapi dengan jarum second, jarum menit dan jarum jam. Satuan terkecil pada jam ialah detik. Di masa sekarang ini Anda juga bisa menjumpai jenis lain dari jam, yakni arloji atau jam tangan. Prinsip kerjanya sama persis hanya berbeda ukuran dan desainnya. 11. Amperemeter Amperemeter ialah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik baik untuk arus AC ataupun DC yang ada pada rangkaian tertutup. Biasanya amperemeter dipasang berderet dengan elemen listrik. Ya untuk mengukur arus pada penghantar listrik Anda harus merangkainya secara seri kemudian memotong penghantar agar arus dapat mengalir melalui alat ukur tersebut. 12. Voltmeter Voltmeter merupakan alat yang dipakai untuk mengukur besar tegangan listrik di sebuah rangkaian tertutup. Berbeda dengan amperemeter, voltmeter ini dipasang secara paralel dengan letak komponen yang diukur pada rangkaian. Voltmeter sendiri terdiri dari 3 buah lempengan tembaga yang terpasang di sebuah bakelite yang dirangkai pada sebuah tabung plastik atau kaca. Lempengan luar berfungsi untuk Anode sedangkan lempengan tengah berfungsi sebagai kotade. 13. Ohmmeter Ohmmeter ialah alat yang dipakai untuk mengukur hambatan listrik di rangkaian tertutup atau daya untuk menahan mengalirnya arus listrik di sebuah konduktor. Besarnya satuan gambaran yang diukur oleh Ohmmeter dinyatakan dalam satuan ohm. Alat ukur listrik ini menggunakan Galvometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang mengalir atau lewa pada sebuah hambatan listrik R, yang kemudian dikalibrasikan pada satuan ohm. 14. Wattmeter Selanjutnya ada wattmeter yaitu alat yang dipakai untuk mengukur power listrik atau rate suplai energi pada satuan watt untuk sirkuit atau rangkaian apapun. Bentuk dari alat ini sangatlah simple. Dengan adanya jarum pada layar digital wattmeter Anda bisa mengetahui power listrik pada rangkaian tersebut. 15. Multimeter Bisa dikatakan jika alat ukur listrik satu ini sangat multifungsi, ya sesuai namanya multimeter adalah alat ukur listrik yang bisa digunakan untuk mengukur hambatan listrik ohmmeter, tegangan listrik voltmeter dan juga arus listrik ampere. Ada dua jenis multimeter yang bisa Anda gunakan yakni multimeter digital atau DMM Digital Multi Meter serta multimeter analog. Kelebihan dari DDM dibandingkan dengan multimeter analog ialah tingkat ketelitian yang lebih tinggi pada pengukurannya. Kedua jenis multimeter tersebut juga bisa digunakan untuk mengukur listrik AC ataupun DC. 16. Megger Megger merupakan alat ukur yang berfungsi untuk mengukur tahanan isolasi dari alat-alat listrik ataupun instalasi-instalasi. Output dari alat ukur listrik ini umumnya adalah tegangan tinggi arus searah. Megger kerap kali digunakan oleh petugas ketika mengukur tahanan isolasi untuk Kabel instalasi pada bangunan atau rumah-rumah. Kabel tegangan tinggi serta rendah. Transformator 17. OscilloscopeOsiloskop Berbeda dengan alat ukur listrik lain yang kebanyakan memberikan output dalam bentuk tampilan angka, oscilloscope ini justru akan menunjukkan pada Anda gambaran atau bentuk dari sinyal listrik dalam bentuk grafik dari tegangan. Penggambaran grafik dalam layar ini akan memberikan gambaran yang cukup gamblang dan jelas. Osiloskop sendiri terdiri dari tabung vacum dengan sebuah katode elektrode negatif di satu sisi yang menghasilkan pancaran elektronik serta sebuah anode electrode positive untuk mempercepat gerakannya, dengan begitu akan terdeteksi menuju layar tabung. Susunan tersebut akan disebut dengan elektron gun. Dimana elektron-elektron disebut pancaran sinar katode, sebab mereka dibangkitkan oleh Cathode serta menyebabkan osiloskop juga disebut dengan Cathode Ray Oscilloscope atau CRO. 18. KWH Meter KWH meter merupakan alat yang biasa digunakan oleh pihak PLN untuk menghitung besarnya penggunaan daya oleh pelanggan. Alat ini sangat mudah dijumpai pada rumah-rumah penduduk. Bagian utama dari KWH Meter adalah kumparan tegangan, piringan alumunium, kumparan arus, magnet tetap yang bertugas menetralkan piringan alumunium dari induksi medan magnet serta gear mekanik yang mencatat jumlah putaran piringan alumunium. 19. Thermometer Termometer ialah alat pengukur suhu yang memanfaatkan sifat termometrik suatu zat, yakni perubahan sifat-sifat zat yang dikarenakan perubahan suhu zat tersebut. Pada saat pertama kali ditemukan, alat ukur ini disebut dengan thermometer udara, sebab dilengkapi dengan bola kaca dan sebatang pipa kaca panjang. Pipa panjang ini nantinya dicelupkan pada cairan berwarna. Saat bola kaca dipanaskan, udara pada pipa kan mengembang sehingga sebagian udara di pipa keluar. Namun ketika bola didinginkan maka udara di pipa akan menyusut sehingga sebagian air akan naik ke pipa. Seiring perkembangan zaman, kini Anda sudah bisa menggunakan thermometer raksa. Disebut thermometer raksa sebab pada thermometer ini ada air raksa yang berfungsi sebagai penunjuk suhu. Air raksa akan mengembang jika thermometer menyentuh benda yang lebih hangat raksa. Secara keseluruhan, thermometer bisa diisi dengan berbagai benda, baik benda zat cair ataupun padat. Berikut adalah beberapa jenis thermometer Thermometer diisi dengan benda cair Termometer laboratorium Thermometer ruang Termometer klinis Termometer Six-Bellani Thermometer yang diisi dengan benda zat padat Termometer bimetal Termokopel Thermometer hambatan. Termometer optis Pirometer Termometer infrared. 20. Lux Meter Lux meter atau yang juga dikenal dengan nama lightmeter merupakan alat ukur intensitas cahaya yang terdiri dari sebuah sensor cahaya dari bahan foto sel dan juga layar. Fungsi dari alat ini ialah untuk mengukur tingkat pencahayaan pada suatu candela di sebuah tempat. Intensitas cahaya diukur untuk menentukan tingkat pencahayaan pada sebuah tempat. Semakin dari tempat tersebut dari sumber cahaya maka intensitasnya pun akan semakin kecil. Sekarang ini Lux Meter sudah tersedia dalam versi digital. Penggunaannya tentu jauh lebih mudah, hanya dengan meletakkan sensornya dan otomatis alat ini akan menampilkan besarnya intensitas cahaya di layar digital yang tersedia. Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan mengubah energi dari foton cahaya menjadi elektron. Cahaya yang mengenai sel foto akan ditangkap sebagai energi yang diubah dalam bentuk arus listrik. Semakin besar intensitas cahaya yang ditangkap maka akan semakin besar pula arus listrik yang dihasilkan, begitu juga sebaliknya. 21. Gonifotometer Goniofotometer ialah alat yang dipakai untuk mengukur distribusi spesial sumber radiasi sampai bisa menampilkan sifat fotometrik cahaya terlihat di sudut tertentu. Pengambilan nama alat ini diambil dari bahasa Yunani kuno yaitu Goni yang artinya sudut dan Fotometer yang artinya cahaya. Pada dasarnya alat ukur intensitas cahaya ini bukan hanya bisa mengukur distribusi intensitas cahaya saja namun juga koordinat warna serta temperatur warna. 22. Spektrofotometer Spektrofotometer ialah alat yang berfungsi untuk mengukur jumlah cahaya di panjang gelombang tertentu yang melewati sebuah materi. Alat ukur intensitas cahaya ini mengukur berdasarkan interaksi antara materi dengan cahaya yang ditembakkan pada benda/materi tersebut. Cahaya yang dimaksud disini bisa berupa ultraviolet, infrared, ataupun cahaya tampak. Sedangkan materinya dapat berupa molekul atau atom. Spektrofotometer sendiri terdiri dari dua jenis yaitu beam tunggal dan beam ganda. Itulah beberapa macam-macam alat ukur yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dengan mudah Anda jumpai. Alat-alat ukur di atas sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang tepat, efektif dan cepat. Sebagai gambaran mudah saja, meteran/mistar yang sangat dibutuhkan dalam proses pembangunan rumah. Jika tidak menggunakan alat ukur panjang tentunya akan sangat sulit mendapatkan sisi bangunan yang presisi dan juga seimbang. Begitu juga dengan alat ukur lain, seperti alat ukur suhu yang bisa digunakan untuk memprediksi kesehatan seseorang. Kesimpulan Nah selain macam-macam alat ukur di atas, sebenarnya masih ada banyak alat ukur lain yang bisa Anda gunakan, dan tentunya masing-masing memiliki fungsi serta kelebihan/kekurangan tersendiri. Namun, dari sekian banyak alat ukur, beberapa yang disebutkan di atas merupakan yang paling banyak digunakan dan mampu memberikan efektifitas hasil ukuran yang sempurna.
gambar alat ukur jumlah zat